Wisuda Kedua ITB 2025: Memaknai Keberhasilan Sejati

April 19, 2026 by No Comments

Mercubuanayogya.ac.id – Rektor ITB tidak lupa mengingatkan para wisudawan untuk tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi.

Momen wisuda adalah salah satu pencapaian monumental dalam kehidupan akademik seorang mahasiswa. Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Baru saja merampungkan Sidang Terbuka Wisuda Kedua untuk Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), menghadirkan 1.372 lulusan yang siap menyongsong tantangan berikutnya dalam kehidupan mereka.

Profile Wisudawan dan Predikat Lulusan

Dalam acara tersebut, ITB melepas lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister, hingga doktor. Dari jumlah keseluruhan, tercatat 437 merupakan lulusan sarjana, 830 magister, dan 105 doktor. Prestasi para wisudawan kali ini cukup membanggakan dengan adanya lulusan yang meraih predikat summa cum laude, magna cum laude, dan cum laude. Pada strata sarjana, Kevin Tiandy Liusto dari Sekolah Bisnis dan Manajemen berhasil meraih IPK tertinggi sebesar 3,97. Selain itu, Angel dari Teknik Metalurgi menjadi wisudawan termuda di jenjang ini dengan usia 20 tahun 5 bulan.

Predikat Khusus untuk Lulusan Magister dan Doktor

Tingkat prestasi juga terlihat menonjol pada lulusan magister dan doktor. Sebanyak 122 wisudawan magister meraih predikat summa cum laude. Salah satunya adalah Fajri Prasetya yang juga mendapatkan penghargaan untuk kelulusan dan publikasi terbaik. Dalam strata doktor, prestasi serupa diperoleh oleh William Xaveriano Waresindo dari Program Doktor Fisika, yang memiliki lima publikasi terbit di jurnal internasional Q1.

Kata-kata Bijak dari Rektor ITB

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, turut menyampaikan ucapan selamat yang disertai refleksi mendalam tentang peran para lulusan dalam pembangunan bangsa. Beliau menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak lagi dapat bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam, melainkan harus beralih menuju ekonomi berbasis inovasi. Kemajuan itu memerlukan partisipasi aktif dari para lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan semangat kolaboratif.

Membangun Masa Depan Melalui Kolaborasi

Sebagai bagian dari visi tersebut, Rektor ITB menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas disiplin. Menurutnya, kemajuan tidak dapat dicapai hanya oleh seorang individu, melainkan oleh kolektif individu berbakat yang bekerja sama. Keterampilan bekerja sama dan berpikir kritis menjadi dasar yang vital dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Menghadirkan Makna di Tengah Masyarakat

Rektor ITB tidak lupa mengingatkan para wisudawan untuk tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi. Nilai sejati dari sebuah keberhasilan adalah dampak positif yang diberikan kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, beliau berharap para lulusan dapat memberikan kontribusi nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat sehingga keberhasilan mereka menjadi lebih berarti.

Acara wisuda kedua ITB ini tidak hanya menandai akhir dari perjuangan akademik para lulusan, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru mereka dengan segala tantangan yang menanti. Harapan serta pesan yang disampaikan diharapkan dapat menyertai langkah mereka ke depannya. Meminta restu orang tua untuk membimbing dalam setiap langkah adalah pesan penutup Rektor ITB, menegaskan bahwa dukungan dari keluarga tetap menjadi kekuatan utama dalam mengarungi perjalanan hidup baru.

Keseluruhan acara ini memberikan gambaran tentang dedikasi dan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh para wisudawan ITB. Dalam perspektif yang lebih luas, ini adalah cerminan dari potensi luar biasa yang dimiliki generasi muda Indonesia. Dengan bekal ilmu dan karakter yang dibangun selama masa studi, mereka tidak hanya menjadi harapan masa depan bangsa tetapi juga menjadi pelaku utama dalam membentuk peradaban yang lebih baik.