PNGK STPM 2025 Capai Rekor Tertinggi Sejak 2013
Kuala Lumpur — PNGK STPM 2025 mencatat kenaikan ke angka 2.88 dibandingkan 2.85 pada 2024, menurut pengumuman resmi dari Majlis Peperiksaan Malaysia. Angka ini merupakan perolehan tertinggi sejak 2013 dan menandai peningkatan performa nasional siswa Sijil Tinggi Persekolahan Malaysia.

Pengerusi Majlis Peperiksaan Malaysia (MPM), Profesor Datuk Dr Md Amin Md Taff, yang juga menjabat sebagai Naib Canselor Universiti Pendidikan Sultan Idris, menyampaikan data tersebut saat pengumuman keputusan di Dewan Besar MPM pada hari Kamis. Hadir dalam pengumuman itu Ketua Pengarah Pendidikan, Datuk Dr Mohd Azam Ahmad.
Perincian peserta dan aliran
Jumlah pendaftar STPM 2025 tercatat 40.199 calon, sedikit berkurang dibandingkan 42.861 calon pada 2024. Dari keseluruhan pendaftar, 38.144 calon atau 94,89% hadir untuk mengikuti peperiksaan. Mayoritas peserta datang dari aliran sains sosial, yakni 35.774 calon (93,79% dari yang hadir), sementara aliran sains diikuti oleh 2.370 calon (6,21%).
Mata pelajaran Pengajian Am tetap menjadi mata pelajaran wajib dengan jumlah peserta terbanyak, mencapai 38.083 calon yang mengikuti ujian tersebut.
Kenaikan capaian cemerlang
Selain kenaikan rata-rata PNGK nasional, perincian menunjukkan peningkatan pada kategori unggulan. Sebanyak 1.336 calon atau 3,50% berhasil memperoleh PNGK sempurna 4.00, meningkat 70 calon dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah calon yang memperoleh 5A dalam kelima mata pelajaran juga naik dari 53 pada 2024 menjadi 60 pada 2025.
Jumlah peraih 4A turut meningkat menjadi 1.285 orang, naik dari 1.228 calon pada periode sebelumnya. Persentase calon yang meraih lulus penuh pada tingkat prinsipal untuk empat dan lima mata pelajaran naik ke 77,64% atau 29.616 calon, dibandingkan 76,55% pada STPM 2024.
Distribusi PNGK dan kelayakan sertifikat
Distribusi nilai PNGK menunjukkan perbaikan pada beberapa tumpukan, dengan persentase kandidat pada rentang PNGK 3.75, 3.00, 2.75, dan 2.00 mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Hal ini menandakan pergeseran ke arah prestasi yang lebih baik di kelompok menengah-atas.
Dari 38.144 calon yang hadir mengikuti ujian, sebanyak 38.128 calon atau 99,96% dinyatakan layak menerima Sijil STPM 2025. MPM menjelaskan bahwa syarat minimum untuk memperoleh sertifikat STPM adalah peserta harus memperoleh setidaknya lulus sebahagian dalam satu mata pelajaran.
Catatan dan konteks
Kenaikan PNGK sebesar 0,03 poin dibanding tahun sebelumnya menjadikan capaian saat ini sebagai yang tertinggi sejak 2013, ketika PNGK nasional tercatat 2,57. Menurut pengumuman resmi, peningkatan ini setara dengan kenaikan 12,06% bila dibandingkan dengan angka 2013 tersebut.
Data yang diumumkan mencerminkan perubahan kecil namun konsisten dalam hasil ujian tingkat tertinggi sekolah menengah di negara ini. Peningkatan jumlah peraih nilai tertinggi dan naiknya persentase lulus penuh pada tingkat prinsipal menjadi indikator utama perbaikan performa peserta STPM 2025.
Pengumuman resmi ini menawarkan gambaran ringkas tentang hasil STPM 2025 dan akan menjadi bahan evaluasi untuk upaya peningkatan mutu pendidikan menengah ke depan.