Gus Qowim Ajak ASN Perkuat Ketahanan Keluarga

Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowim, mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota untuk memperkuat ketahanan keluarga. Ajakan itu disampaikan saat ia memimpin Apel Pagi yang bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.

Ilustrasi ketahanan keluarga untuk artikel Gus Qowim Ajak ASN Perkuat Ketahanan Keluarga

Pada momen Harganas 2026, Gus Qowim menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi sosial yang mendukung pencapaian tujuan nasional jangka panjang, termasuk visi Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut ditujukan langsung kepada pegawai negeri sipil yang hadir dalam apel pagi tersebut.

Pesan utama saat Apel Pagi Harganas 2026

Dalam apel yang bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional 2026, Gus Qowim menyerukan agar ASN aktif memperkuat ketahanan keluarga. Ia mengajak pegawai pemerintah kota untuk menempatkan keluarga sebagai prioritas, memahami peran masing-masing anggota keluarga, dan menjaga keharmonisan rumah tangga sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Peringatan Harganas yang dilaksanakan pada kesempatan apel pagi menjadi momen bagi pimpinan daerah untuk mengingatkan kembali nilai-nilai keluarga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gus Qowim menggunakan forum tersebut untuk mengingatkan bahwa stabilitas keluarga berkontribusi pada kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal maupun nasional.

Ketahanan keluarga sebagai bagian dari visi jangka panjang

Gus Qowim mengaitkan pentingnya ketahanan keluarga dengan target nasional pada 2045. Menurutnya, penguatan keluarga tidak hanya soal kesejahteraan di rumah, melainkan juga investasi sosial yang dapat berdampak pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Ia mendorong ASN untuk menginternalisasi nilai tersebut dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Penekanan pada keluarga sebagai unit terkecil masyarakat dimaksudkan agar setiap kebijakan dan tindakan aparatur negara mempertimbangkan dampak terhadap keluarga. Hal ini diharapkan mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pembentukan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Peran ASN dalam penguatan keluarga

Sebagai pejabat publik dan pegawai negeri, ASN memiliki posisi strategis untuk memberi teladan dalam penguatan ketahanan keluarga. Pesan Gus Qowim pada apel pagi mengarahkan ASN untuk membawa nilai-nilai keluarga ke dalam pelayanan publik, interaksi sehari-hari, dan kebijakan di tingkat birokrasi.

Penguatan ketahanan keluarga dapat diwujudkan melalui sikap dan tindakan sederhana yang konsisten, seperti menjaga komunikasi dalam keluarga, memberikan perhatian pada pendidikan anak, dan memastikan kesejahteraan anggota keluarga. Gus Qowim mengingatkan bahwa langkah-langkah tersebut, meski personal, memiliki efek yang meluas ketika diadopsi secara komunal.

Peringatan Hari Keluarga Nasional 2026 yang bertepatan dengan apel pagi di Kota Kediri menjadi momentum untuk menguatkan kembali komitmen bersama terhadap ketahanan keluarga. Ajakan Gus Qowim kepada ASN diharapkan memicu perhatian lebih besar terhadap peran keluarga dalam pembangunan manusia dan pencapaian tujuan nasional jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.