Mahasiswa STIS Al-Aziziyah Mulai Pengabdian di Krueng Raya
Pengabdian masyarakat merupakan salah satu langkah penting dalam membentuk karakter mahasiswa menjadi individu yang kompeten dan peka terhadap lingkungan sekitar. Kali ini, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Al-Aziziyah Sabang memulai kegiatan pengabdian di Gampong Krueng Raya, sebuah desa yang kaya akan nilai budaya di Sabang. Tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban akademis, program ini juga menjadi wahana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari dan mendalami kehidupan masyarakat lokal dengan lebih dekat.
Pelepasan Mahasiswa di Kampus
Acara pelepasan mahasiswa berlangsung khidmat di halaman kampus STIS Al-Aziziyah. Dalam acara tersebut, pimpinan kampus memberikan berbagai arahan dan motivasi kepada peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Selain itu, mereka diharapkan untuk dapat menjadi duta kampus yang membawa perubahan positif di Gampong Krueng Raya.
Serah Terima di Kantor Keuchik
Setibanya di lokasi, acara serah terima dilakukan di kantor Keuchik Gampong Krueng Raya. Dalam kegiatan ini, mahasiswa disambut hangat oleh aparat desa dan masyarakat setempat. Keuchik memberikan sambutan selamat datang dan berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam pembangunan desa. Acara serah terima ini menjadi momentum penting karena memperlihatkan komitmen antara pihak kampus dan masyarakat lokal dalam mendukung keberhasilan program pengabdian ini.
Tujuan dan Manfaat Program
Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini bertujuan untuk mengintegrasikan teori dan praktik, serta membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati dan memahami dinamika sosial serta tantangan di level komunitas. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa dapat mengidentifikasi serta membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat, mulai dari masalah ekonomi, pendidikan, hingga isu kesehatan.
Pengalaman Mahasiswa di Desa
Selama masa pengabdian, mahasiswa tidak hanya terlibat dalam aktivitas rutin masyarakat tetapi juga berinisiatif dalam berbagai proyek lokal. Beberapa dari mereka membantu mengajar di sekolah-sekolah terdekat sementara lainnya memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan. Mahasiswa juga aktif mengumpulkan data yang kelak dapat diaplikasikan untuk penelitian lebih lanjut, memberikan manfaat nyata serta solusi bagi permasalahan di desa tersebut.
Pertumbuhan Pribadi dan Profesional
Selain memberikan dampak baik bagi masyarakat, kegiatan KPM ini juga memfasilitasi pertumbuhan pribadi dan profesional bagi mahasiswa. Mereka belajar untuk berkomunikasi secara efektif, bekerja dalam tim, serta membuat keputusan bijak dalam menghadapi situasi nyata di lapangan. Pengalaman ini tentu menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang sebenarnya.
Kesimpulan: Sinergi untuk Masa Depan Lebih Baik
Kuliah Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa STIS Al-Aziziyah Sabang di Gampong Krueng Raya merupakan bentuk nyata dari kolaborasi antara institusi pendidikan dengan masyarakat lokal. Program ini tidak hanya memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengalaman dan keterampilan hidup yang sangat dibutuhkan. Dengan semangat dan dedikasi dari seluruh pihak, diharapkan sinergi ini dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan di masa depan.